Sabtu, 26 Mei 2012


Ada Kisah Di RSUD Kodya Semarang

 
Hai,,,,,sobat,,,bertemu kembali di situs my blogger. Kali ini saya akan menceritakan sesuatu pengalaman pertama kali praktek di Semester 2. Praktek ini merupakan praktek dasar yang dilaksanakan dalam semester 2 yang disebut praktek KDPK. Praktek KDPK dilaksanakan dalam 4 minggu atau 1 bulan dan terbagi dalam 9 Rumah Sakit.Ada yang praktek di RSUD Kudus, RSI NU Kudus, RSUD Sunan Kalijaga Demak, RSI NU Demak, RSUD R.A Kartini Jepara, RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah, RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, RSUD Kodya Semarang, dan RSU Tugu Rejo Semarang.Pembagian 9 rumah sakit tersebut dibagi ada yang 10 mahasiswa dan ada yang 9 mahasiswa. Kebetulan saya praktek di RSUD Kodya Semarang.RSUD Kodya semarang alamatnya di Jalan Ketileng Raya ( Fatmawati) No 1 Semarang. Perjalanan yang di tempuh hampir 1 setengah jam.
Berangkat dari akademi pukul 06.30. setelah itu melawati terminal kudus,lalu melewati demak. Nach, di kota inilah yang terjadi kemacetan, tepatnya di kecamatan Sayung, Demak. Hampir 15 menit kemacetan itu terjadi. Akibat kemacetan itu yaitu terjadi kecelakaan Bus, mungkin sopir busnya mengantuk akibatnya nabrak pembatas jalan,semua kaca bus pecah semua. Setelah melewati demak, akhirnya tidak ada kemacetan lagi. Setelah itu melewati Genuk, arus lalu lintasnya lancar, tapi jalan berkelok- kelok. Di sinilah rawan kecelakaan. Lalu,melewati daerah ketileng,beberapa saat kemudian, sampailah di RS kota semarang.
Setelah sampai di RS tidak langsung ke RS tapi di tempat kost terlebih dahulu untuk menurunkan barang- barang yang dibawa. Kostnya tidak jauh dari RS nya. Kostnya ada 3 kamar. Setiap kamar ada 3 dan ada yang 4 orang.Perjalanan kost ke RS jalan kaki mungkin sekitar 5 menit. Setelah di kost, langsung ke RS sekitar pukul 09.00. Pukul 09.30 - 10.00 perkenalan CI ruangan, penyerahan mahasiswa sekaligus orientasi dan persamaan persepsi. Setelah kegiatan tersebut, saya dan 9 mahasiswa lainnya, dibagi dalam 2 ruangan praktek yaitu Ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan Ruang HCU (High Care Unit). Di 2 ruang praktek tersebut dibagi setiap ruang ada 5 orang. Ruang IGD kepala ruang atau CI bernama Ibu Yaci S.Kep Ns dan Ruang HCU kepala ruang atau CI bernama Ibu Ananti. Dan tak lupa, Direktur Rumah Sakit RSUD Kota Semarang adalah Ibu Nanik Srimulyani, Sp M. Saya dan 9 mahasiswa lainnya di tempatkan di 2 ruangan tersebut karena menurut CI IGD, di ruangan itulah semua target ketrampilan dapat terpenuhi, tergantung kita yang bekerja. Kita diharuskan untuk aktif dalam praktek agar semua target dapat terpenuhi. Karena praktek KDPK itu masih dasar, belum menjurus ke Kebidanan.
Di Ruang IGD ada 5 orang yaitu saya, Bunga (IB), Risty (IA), Messayu (IA), dan Willy (IB). Sedangkan di Ruang HCU ada 5 orang juga yaitu Novita (IA), Cyntia (IB), Lina (IA), Uliyatus (IB),dan Sophita (IA). Praktek di 2 ruangan itu dilaksanakan selama 2 minggu,maksudnya 2 minggu di ruang IGD dan 2 minggu berikutnya di ruang HCU. Praktek KDPK ini dilaksanakan pada tanggal 21 Mei – 16 Juni 2012.
Setelah pembagian ruangan,semua mahasiswa 10 orang itu langsung memasuki ruangan praktek masing- masing. Di ruang IGD, 5 mahasiswa pada hari pertama masuk sift pagi semua. Di RS kodya semarang ada 3 sift praktek yaitu Pagi pukul 07.00 – 14.00, Siang pukul 14.00 – 21.00, dan Malam pukul 21.00 – 07.00. Pada hari selanjutnya dan seterusnya praktek sesuai jadwal (sift) yang sudah dibagi.
Di Ruang IGD, semua perawat, dokter, bidan, kepala ruang (CI), dan Ko.AS sangat ramah.Apalagi dokternya sangat gaul- gaul. Setiap ada pasien datang, langsung ditangani secara maksimal. Saya pun juga ikut serta dalam menangani pasien. Sebagian besar di Ruang IGD, banyak pasien yang kecelakaan dan mengalami luka robek dan harus dijahit. Pasiennya tidak semua orang dewasa maupun orang tua saja, anak- anak pun juga.
Di ruang IGD, tidak hanya kecelakaan saja, tetapi ada juga yang ibu hamil.Pasien inilah yang harus ditandatangani dengan segera demi keselamatan janinnya. Ketika saya menangani pasien,pasti dibimbing oleh perawat, bidan, maupun dokter yang ada jaga. Tidak hanya mahasiswa yang gantian jaga, tetapi perawat, dokter, maupun bidan juga bergantian jaga (shift).
Kesan yang tak terlupakan adalah pernah dikerja'in sama satpam di ruang IGD, Awalnya saya disuruh sama dokter untuk fotocopy KTP pasien, namanya juga baru pertama kali praktek, saya tidak tahu kalau di dalam ruang IGD tepatnya di TU ada mesin fotocopynya, dan akhirnya saya bertanya ke satpam IGD, dan beliau berkata bahwa di dalam ruang IGD tidak ada fotocopy, adanya di luar rumah sakit. Dan akhirnya, saya keluar rumah sakit untuk fotocopy. Dan setelah selesai fotocopy, dokter yang menyuruh saya itu berkata”ngapain jauh- jauh fotocopy di luar,di dalam TU ada fotocopynya.” Setelah mendengar itu, saya malu. Itulah kesalahan q mengapa saya tidak bertanya dulu kepada dokter yang menyuruh ku untuk fotocopy. Tapi, lain kali saya tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi.
Sekian, pengalaman saya praktek KDPK di RSUD kodya semarang. Dan jadikan semua ini adalah sebuah pelajaran untuk bisa berubah dan menjadi seseorang yang berkepribadian yang baik.